Tips Sederhana Untuk Menghindari Alzheimer Di Masa Tua

Tips Sederhana Untuk Menghindari Alzheimer Di Masa Tua

Tips Sederhana Untuk Menghindari Alzheimer Di Masa Tua – Demensia dan penyakit Alzheimer diperkirakan disebabkan oleh kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup termasuk diet dan nutrisi. Kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, dan obesitas juga dapat menyebabkan penurunan kognitif, dan sering dipengaruhi oleh makanan yang Anda makan. Mempraktikkan nutrisi yang baik dan makan banyak makanan sehat terbukti membantu mengurangi risiko demensia dan penyakit Alzheimer seiring bertambahnya usia.

Berikut adalah 7 makanan yang dapat melawan penurunan kognitif dan membantu Anda tetap sehat seiring bertambahnya usia:

Tips Sederhana Untuk Menghindari Alzheimer Di Masa Tua.

1. Sayuran Hijau

Kale, sawi, bayam, dan lobak Swiss hanyalah beberapa sayuran hijau yang kaya akan vitamin B esensial seperti folat dan B9 yang dapat membantu mengurangi depresi, sekaligus meningkatkan kognisi. Alih-alih hanya makan sayuran hijau dalam salad, tambahkan sayuran pembangkit tenaga ini ke sup, semur, dan cabai; Anda juga bisa menghaluskannya dan menambahkan saus, pesto, dan hummus.

2. Berry

Raspberry, blueberry, blackberry, dan ceri semuanya mengandung flavonoid yang disebut anthocyanin yang menghentikan perkembangan kerusakan otak yang dipicu oleh radikal bebas. Ini dan buah beri lainnya juga dikemas dengan antioksidan dan banyak vitamin yang membantu mengurangi peradangan dan membantu Anda menjaga kesehatan otak yang baik.

3. Kacang

Kemiri, almond, kenari, kacang mete, dan kacang tanah sarat dengan lemak sehat, magnesium, vitamin E, dan vitamin B – yang semuanya terbukti meningkatkan kognisi yang baik dan menangkal tanda-tanda demensia. Wanita di atas usia 70 yang mengonsumsi setidaknya 5 porsi kacang per minggu terbukti memiliki kesehatan otak yang jauh lebih baik daripada wanita dalam kelompok usia yang sama yang tidak makan kacang. Studi lain menunjukkan bahwa fitokimia anti-inflamasi dalam kenari Inggris dapat mengurangi peradangan sel-sel otak untuk menjaga kesehatan otak yang optimal selama proses penuaan.

Tips Sederhana Untuk Menghindari Alzheimer Di Masa Tua.

4. Omega-3

Minyak zaitun, biji rami, dan ikan berlemak seperti tuna, salmon, dan mackerel adalah contoh makanan tinggi asam lemak omega-3 dengan DHA yang membantu otak Anda tetap sehat. Banyak penelitian membuktikan bahwa omega-3 efektif dalam memerangi dan mencegah demensia dan merekomendasikan untuk mengonsumsi 200 mg DHA setiap hari untuk mencapai kesehatan otak yang baik. Namun, rata-rata asupan DHA harian di AS diperkirakan hanya sekitar 80 mg. Berusahalah secara sadar untuk mengonsumsi omega-3 dalam jumlah yang lebih tinggi atau mintalah dokter Anda untuk merekomendasikan suplemen DHA yang aman dan efektif.

5. Sayuran Cruciferous

Brokoli, kembang kol, kubis brussel, dan sayuran silangan lainnya kaya akan vitamin B dan karotenoid yang memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar homosistein – asam amino yang terkait dengan penurunan kognitif, atrofi otak, dan demensia. Cobalah menumis sayuran silangan dalam bawang putih dan minyak zaitun atau masukkan makanan super ini ke dalam smoothie, sup, dan bumbu.

6. Rempah-rempah

Rempah-rempah seperti sage, jinten, dan kayu manis terasa enak saat digunakan untuk membumbui makanan dan juga mengandung banyak polifenol – senyawa yang menawarkan banyak manfaat untuk memori dan kesehatan otak. Rempah-rempah seperti ini memiliki kemampuan untuk menggerogoti plak otak dan mengurangi peradangan untuk mencegah gangguan kognitif dan Alzheimer. Mulailah mengisi rak bumbu Anda dengan berbagai rempah-rempah yang dapat menghidupkan makanan Anda, sekaligus menjaga kesehatan otak Anda.

Tips Sederhana Untuk Menghindari Alzheimer Di Masa Tua.

7. Biji

Biji bunga matahari, biji rami, dan biji labu semuanya mengandung antioksidan dan nutrisi seperti vitamin E, seng, omega-3, dan kolin yang mengurangi penurunan kognitif. Camilan biji-bijian ini sendiri, taburi salad, atau masukkan ke dalam makanan penutup seperti puding dan muffin untuk mendapatkan manfaat dari peningkatan kesehatan otak.

Makanan Yang Merupakan Faktor Risiko Alzheimer

Banyak makanan dalam diet Barat telah diidentifikasi sebagai faktor risiko demensia dan Alzheimer, termasuk daging merah dan olahan, biji-bijian olahan, permen, dan makanan penutup. Asupan alkohol berlebih, asam lemak jenuh, dan makanan dengan jumlah kalori tinggi juga merupakan faktor risiko Alzheimer. Jika Anda berpikir bahwa Anda atau orang yang Anda cintai mungkin berisiko terkena Alzheimer, bekerja samalah dengan dokter Anda untuk mengembangkan rencana diet dan nutrisi yang lebih sehat yang sangat mengurangi risiko tersebut.

Artikel Diatas Berisi Tentang : Tips Sederhana Untuk Menghindari Alzheimer Di Masa Tua

Jika anda membutuhkan minuman kesehatan yang mampu untuk menyembuhkan penyakit seperti, kanker, diabetes, serangan jantung, atau penyakit lainnya, silahkan berkunjung ke situs kami Masagi untuk mendapatkan kebaikan alami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *